Bisakah Kita Mempertajam Kecakapan Belajar dan Memory Berfikir?

saint monica jakarta

Saint Monica Jakarta – Anda sudah mulai mudah lupa? Atau kesulitan me re-call poin-poin penting dalam rapat? atau diminta istri beli diapers yang terbeli bahkan pembalut?

Sama, saya juga pernah mengalaminya. Tapi ternyata ada cara gampang untuk mengurangi adat istiadat lupa ini.

Dua puluhan tahun yang lalu, ketika saya masih belajar di TPA (taman pendidikan Al-Quran) di masjid kampung, saya diam-diam berkompetisi dengan teman saya. Namanya sebut saja si Rus. Rus ini hafalan suratnya selalu lebih banyak dari saya. Saya baru hafal satu surah, dia sudah dua. Saya lalu tidak pernah bisa mengejarnya meski saya pikir saya sudah berusaha keras.

Saya termasuk orang yang lebih bersuka ria membaca daripada berhitung waktu sekolah. Tapi meski demikian bila soal menghafal, sudah pasti si Rus lebih hebat dari saya dalam hal ini.

Mungkin memang otaknya lebih encer, demikian itu pikir saya waktu itu. Pernah suatu kali ada ujian mata pelajaran kimia. Saya belajar semalam suntuk menghafal tabel periodik faktor. Pas ujian, blank! yang saya ingat gambar kapal (karena tabelnya saya corat-coret jadi kapal). Jeblok nilai Kimia saya.

Hal yang sama bisa terjadi ketika kita mempersiapkan diri untuk presentasi atau wawancara kerja. Sudah mempersiapkan diri berhari-hari tetapi sepertinya apa yang masuk di kepala tiba-tiba lepas hilang entah kemana.

Memang ada banyak teknik untuk meningkatkan kekuatan ingat, menghafal. Contohnya sistem Loci, yaitu menempatkan hal-hal yang ingin kita ingat pada tempat-tempat yang familier, semisal rumah kita sendiri.

Metode lainnya yaitu chungking ketika kita mengingat deret angka, semisal sampai 9 deret. Lebih mudah mengingatnya dengan memecahnya menjadi 3 deret masing-masing 3 angka seperti kita menuliskan nomor handphone. Masih banyak sistem-sistem lain yang canggih.

Tapi ada satu sistem yang kelihatannya sepele, sungguh-sungguh mudah diterapkan, dan yang paling penting sudah ternyata meningkatkan kekuatan ingat dan kemampuan belajar. Setidaknya menurut para peneliti daya ingat di Departement of Psychology, University of Waterloo, Kanada.

 

 

Baca Juga : Saint Monica Jakarta School